Minggu, 17 Agustus 2014

Motogp Dulu dan Sekarang


Motogp sudah berumur lebih dari 70 tahun sejak resmi pertama digelar tahun 1949. Sepanjang perjalanannya sudah mengalami banyak perubahan. Perubahannya ada yang mencolok ada juga yang tidak, dan semuanya itu bertahap. Apa saja itu?
Ini dia diantaranya yang tampak di mata:


Start
Betapa susahnya pembalap jaman dulu kalau start harus mendorong motornya terlebih dahulu dengan berlari. Untuk penggemar motogp sekarang ini start jaman dulu bisa menjadi tontonan menarik dan menjadi daya tarik tersendiri.Berdasarkan penelusuranku di youtube dan wikipedia start seperti ini sudah tak dijumpai lagi mulai tahun 1987 dengan alasan keselamatan.


Bukan hanya start dorong saja tapi juga dulu belum menggunakan lampu start, tapi menggunakan bendera yang dikbarkan, biasanya menggunakan bendera negara tempat penyelenggara balapan. Kemudian mulai menggunakan lampu start.
Jump start pun juga nampak banyak terjadi di awal-awal start yang baru, tapi sepertinya juga belum jadi sebuah masalah.




 
Sirkuit
Dulu di awal era balap motor ini jalanan pun juga bisa digunakan untuk lintasa balap. Kalau sekarang sudah tidak ada lagi.
Tumpukan jerami juga selalu melengkapi di sisi luar lintasan. Sudah menjadi ciri khas, baik yang dibungkus maupun yang tidak.
Dapat ditemukan jalanan bergelombang sehingga ketika pembalap melintas memungkinkan untuk dapat melompat. Kalau sekarang permukaan sudah dibuat lebih baik, kalaupun ada aksi melompat sudah sangat jarang dijumpai kecuali dibuat-buat seperti di sirkuit portimao Portugal atau hanya karena salah jalur.
 


Penonton
Penonton zaman dulu akan tampak tumpah ruah hampir di sepanjang sisi pinggir lintasan. Bisa dilihat saat start di pitstop, banyak sekali orang yang berkerumun bahkan hingga dapat berdiri di sisi pinggir lintasan aspal termasuk para fotografer. Kebanyakan penonton harus berdiri atau tanpa kursi khusus yang disediakan. Bisa coba cari video balap di Assen era 80-an. Nampak banyaknya penonton yang ada. Dibandingkan sekarang tampak lebih rapi, penonton hanya di tempat-tempat tertentu yang sudah diatur oleh panitia.


Teknologi
Tentu saja ini merupakan salah satu perbedaan yang mencolok meliputi berbagai aspek. Mulai dari elektronik motor hingga tampilan di layar televisi. Salah satu yang nampak yaitu ada di cockpit motor pembalap.
Respsol Honda 1990-an.
Speedometer analog.
Repsol Honda 2014.
Speedometer digital
plus kelap kelip lampu.

Motor dan kostum balap
Era permulaan:
Helm pada era permulaan nampak seperti setengah bola kemudian pembalap memakai kacamata khusus untuk melindungi mata, bahkan sebagian ada yang tidak memakai penutup mulut.
Wearpack pada semua nampak seragam yaitu seperti jaket berwarna hitam.
Motor umumnya masih terlihat mesinnya seperti motor jalanan tanpa tutup di bagian samping, begitu ditutup jadi nampak begitu besar tapi lama-kelamaan meramping.
Era pertengahan:
Helm pada era pertengahan bentuknya lebih utuh bulat menyerupai bola mulus bagian atas serta sudah dilengkapi dengan visor, lebih berwarna.
Wearpack sudah bewarna-warni namun masih nampak lebih tipis dibandingkan yang sekarang.
Motor era ini sudah tertutup mesinnya, pabrikan jepang mulai menguasai, sudah nampak logo sponsor, serta ciri khasnya punya ekor yang cukup besar serta agak cenderung kotak.

Era modern:
Helm era modern masih bulat tapi cenderung lebih sedikit meruncing di bagian belakang atas, serta lebih bermotif.
Wearpack terdapat pelindung punggung yang menyerupai punuk, detailnya lebih rumit, serta dapat untuk tempat air minum yang dihubungkan ke helm.
Motor lebih aerodinamis, lebih rumit atau ada lubang-lubang di bagian tertentu, bagian ekor cenderung meruncing.




referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/1987_Grand_Prix_motorcycle_racing_season
http://en.wikipedia.org/wiki/Motogp


video:
1987 WGP Round-04 Italy _ Monza 500cc - YouTube 
1988 500cc Gp first half season summary - YouTube
dvd kumpulan balap motor tahun 1985&1986
Final laps of Catalunya 2012 -- Moto3™ Madness
MotoGP - British 500cc GP - Silverstone 1986 - Local TV News Report. - YouTube 
MotoGP ,Jump Start di Austin, Lorenzo Salahkan -Nyamuk- - YouTube
Looking back at 65 years of Grand Prix Racing
RR WM f ´86 Misano 250cc
Start MotoGP Sachsenring 2014 - YouTube
Valencia 2012 MotoGP RACE Highlights - YouTube
dll

gambar
hondatwins.net/forums/8-pictures-videos/20301-motorcycle-story-golden-years-19.html
dll

Senin, 14 Juli 2014

Serangga di Sekitar Rumah 1: Semut

Semut dikenal sebagai serangga sosial yang hidup dalam koloni yang besar dan dapat ditemui di seluruh benua di bumi kecuali Antartika. Karena rumahku bukan di Antartika, maka dapat ditemukan beberapa jenis semut yang ada di sekitar rumah. Kurang lebih ada sekitar 4 jenis semut berbeda yang dapat diamati.
Ini dia foto maupun video semut yang ada dilingkungan rumah. Memang agak susah mendapatkan gambar yang jelas dan detail dengan kamera yang aku pakai dan semut yang berukuran kecil. Diperbesar atau didekatkan sedikit bisa langsung jadi tidak fokus gambarnya. Tapi sudah lumayan. Thanks to


SEMUT GRAMANG (Anoplolepis longipes)
Ini dia semut yang  paling mudah ditemui. Mungkin juga yang terbanyak. Warnanya oranye.

Semut gramang di bunga anggrek

Bawa beban lewat bidang vertikal

Melewati lorong

Pesta makan

Evakuasi


Arsitek Hebat
Hei Lihatlah Rumah Baruku !

Berwisata di atas batu

simbiosis

minum

Menyerbu tikus mati




SEMUT MERAH
Warnanya merah. Tidak pernah terlihat ada di dalam rumah.





SEMUT HITAM kecil (Dolichoderus bituberculatus)
Ini dia semut pertama yang aku lihat dirumahku dari waktu kecil dulu. Warnanya hitam.


Minum di atas lombok




SEMUT HITAM besar (Odontoponera sp.)
Semut ini warnanya hitam tapi lebih besar dibandingkan semut hitam yang di atas. Karena ukurannya yang lebih besar makanya ia lebih mudah jatuh ketika melewati permukaan vertikal misalnya dinding. Panjangnya sekitar setengah inchi.

Membawa kacang
Keluar dari sarang



Semut mini 1 (Monomorium sp)
Ukurannya sekitar 2 mm. Warnanya antara merah, oranye gelap, atau cenderung coklat. Biarpun ukurannya kecil tapi semut-semut seperti inilah yang paling sering mengigit.




Semut mini 2: Semut Pudak ( Tapinoma melanocephalum )
Semut ini warnanya hitam pada bagian kepala atau depannya dan perutnya terlihat bewarna kuning atau transparan. Ukurannya kira-kira sama dengan semut monomorium yang di atas.
Makan mie
Mati semut karena gula



Sabtu, 21 Juni 2014

Pembalap Mobil Indonesia yang Bertanding di Ajang International

1. Rio Haryanto (Gp2 & Gp3)
Lahir di Surakarta, tanggal 22 Januari 1993.
Rio adalah salah satu pembalap berbakat dari Indonesia yang sekarang sedang berjuang mengikuti balapan di kejuaraan Gp2 series. Rio sendiri menargetkan untuk dapat  membalap di ajang balap mobil paling terkenal se dunia Formula One. Langkah yang ditempuh yaitu melalui balap Gp3 dan Gp2 yaitu balapan di bawah tingkat F1. Selain itu Rio juga pernah mengikuti Auto Gp. Prestasi
Di mulai dengan menjuarai Formula BMW tingkat Asia Pasifik, tahun berikutnya 2010 ia menuju balap Gp3. Bergabung dengan tim Marrusia Manor Racing. Di tahun pertamanya ini Rio sudah berhasil mengkoleksi 1 kemenangan, 3 podium, serta 27 poin, dan berada di peringkat 5. Di tahun berikutnya (2011) Rio masih di Gp3 dengan mengoleksi 2 kemenangan, 4 podium serta 31 poin, dan berada di peringkat 7.
Tahun 2012 Rio naik ke kelas Gp2, balapan satu tingkat di bawah Formula One. Masih bersama tim Marrusia. Di tahun ini ia berhasil memperoleh 1 kali fastest lap, 1 pole position, serta mengumpulkan 38 poin, dan berada di peringkat 14.
Tahun 2013 Rio berganti tim ke Barwa Addax, meskipun peformanya tampak menurun namun ia berhasil meraih podium pertamanya musim itu saat finis ke dua di Silverstone saat sprint race. Total Rio mengumpulkan 22 poin di musim 2013 serta menempati posisi 19 di klasmen akhir.
Tahun 2014 ia berpindah tim ke EQ8 Caterham Racing, dan menunjukkan peforma yang cukup baik. Podium pertamanya di musim ini diraih di sprint race Gp Monaco.
 
Pada tahun 2012 Rio sempat menjajal mengendarai mobil Formula One milik Tim Marrusia sebagai young test driver di Silverstone dan mendapatkan superlisensi F1.



2. Sean Gelael (Formula 2)
Lahir di Jakarta 14 November 1996.
Satu lagi pembalap Indonesia yang sedang berusaha untuk menuju ke Formula One yaitu Muhamad Sean Ricardo Gelael atau dikenal dengan nama Sean Gelael. Saat ini membalap di FIA European Formula 3 Championship mulai tahun 2013 dan sudah berhasil beberapa kali finis di zona poin (10 besar). Awal bergabung bersama tim Double R Racing, sekarang bersama tim Carlin.
Selanjutnya karirnya masih berlanjut hingga bergabung mengikuti kejuaraan GP2 dan menjadi Formula 2. Satu kelas di bawah Formula One hingga tahun 2020


3. Ananda Mikola (A1 Gp)
Lahir 27 April 1880 di Jakarta.
Ia pernah mengikuti balapan Formula 3000 serta menjadi pembalap utama tim A1 Gp Indonesia musim 2005/2006 dan musim 2006/2007. Total ia sudah mengoleksi 17 poin untuk Indonesia di ajang A1 Gp. 16 poin di musim pertamanya dan 1 poin di musim kedua.



4. Satrio Hermanto (A1 Gp)
Lahir: Jakarta, 29 Juni 1984.
Satrio Hermanto adalah pembalap utama tim A1 Gp Indonesia sejak musim 2007/2008 hingga musim terakhir A1 Gp 2008-2009. Total ia sudah menyumbangkan 1 poin selama dua musim hasil dari finis ke-10 di feature race balapan di Inggris musim 2007/2008. Ia juga pernah digantikan oleh Zahir Ali di dua balapan di musim 2008/2009.



5. Alexandra Asmasoebrata
Lahir di Jakarta, 23 Mei 1988
Allida Alexandra Nurluthvia lebih dikenal sebagai Alexandra Asmasoebrata atau biasa dipanggil Andra adalah satu-satunya pembalap perempuan Indonesia di kelas gokart maupun mobil formula. Di kancah internasional-pun Andra tercatat sebagai pembalap wanita pertama di Asia. Balap yang sering diikutinya adalah Asian Formula Renault Series (AFR series). Terakhir ia berhasil naik podium di tempat ke tiga pada balapan Asian Formula Renault di China.



6. Subhan Aksa (WRC-2)
Lahir di Makassar, 19 Oktober 1986.
Adalah salah satu pembalap Indonesia yang Go International saat ini. Balapan debutnya di WRC (World Rally Championship) di mulai di New Zealand 2007. Hasil terbaiknya di WRC-2 hingga saat ini adalah selesai di peringkat empat pada perlombaan WRC-2 di Catalunya 2013. Prestasi baik lainnya dicatatkan saat membalap di PWRC 2012. Ia berhasil meraih dua kali finis kedua, sekali finis ketiga, serta mengumpulkan 77 poin dan berada di peringkat 5 klasmen akhir. Prestasi



7. Rifat Sungkar (Rally)
Lahir di Jakarta 22 Oktober 1978.
Rifat Helmy Sungkar atau lebih dikenal Rifat Sungkar adalah pembalap rally Indonesia. Dedikasi dan prestasi Rifat di arena reli nasional maupun internasional telah terbukti dan tidak mengecewakan. Bahkan Rifat dapat mengharumkan nama bangsa dengan menaikan bendera Merah Putih di manca negara, seperti kejuaraan Asia Pacific Rally Championship (APRC), World Rally Championship (WRC), maupun Rally America. Prestasi




Tentunya masih ada lagi pembalap Indonesia berbakat yang go international lainnya di masa lalu, saat ini, dan di masa yang akan datang.





Referensi:
google.com
wikipedia.org
wrc.com
youtube.com